Diceritakan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu:
·
“Ada seseorang datang kepada Rasulullah
Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang saat itu sedang berada di suatu majelis.
·
Orang itu berkata, “Assalamu ‘alaikum.” Beliau
pun bersabda, “Dia mendapat sepuluh kebaikan.”
·
Datang lagi seorang yang lain, lalu berkata,
“Assalamu ‘alaikum warahmatullahi.” Beliau bersabda, “Dia mendapat duapuluh
kebaikan.”
·
Ada lagi yg datang, lalu mengatakan, “Assalamu
‘alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.” Beliau pun bersabda, “Dia mendapat 30
kebaikan.”
· Lalu ada seseorang yg bangkit meninggalkan majelis tanpa mengucap salam, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengatakan,
· Lalu ada seseorang yg bangkit meninggalkan majelis tanpa mengucap salam, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengatakan,
·
“Betapa cepatnya teman kalian itu lupa. Jika
salah seorang di antara kalian mendatangi suatu majelis, hendaknya dia
mengucapkan salam.
·
Bila ingin duduk, hendaknya dia duduk. Bila dia
pergi meninggalkan majelis, hendaknya mengucapkan salam.
·
Tidaklah salam yang pertama lebih utama daripada
salam yang akhir.”
[HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad, dikatakan oleh
Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dlm Shahih Al-Adabil Mufrad no. 757: shahih]
Mari kita ucapkan salam
dengan benar sesuai yang di contohkan Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam,
Jangan disingkat singkat. Beberapa makna salam yang disingkat (biasa sering
dilakukan ketika sms, chat ataupun yang lain)
1. Ass = pantat. 2. Askum =
celakalah kamu 3. Assamu = racun. 4. Samlekum = matilah kamu, 5. Mikum = dari
bahasa Ibrani 'Mari bercinta'
semoga bermanfaat :)
:: dikutip dari facebook : Motivasi
Muslim & Muslimah ::
No comments:
Post a Comment